Friday, September 14, 2007

Warna Ramadhan

Pedagang sayur-jadi marak di pasar-pasar

Pedagang musiman yang menjual dari tasbih hingga minyak wangi


Tadarrusan di Masjid Raya, sambil menunggu buka puasa


Suasana Masjid Raya Makassar saat usai shalat Ashar
Bedug Sahur keliling, mengganggu tapi dinanti

Penjual Cendol depan rumahku. "Panen lagi,.."



Bulan Ramadhan memang bulan teladan. Bulan yang selalu dinanti oleh Umat Muslim di berbagai antero jagad raya ini. Maghfirah dan hidayah dari Allah Azza wa Jalla amat dinantikan oleh hamba-hamba'Nya. semoga Ramadhan kali ini membuat kita semua umat'Nya menjadi lebih baik, sebaik-baiknya manusia...
Foto & Teks : oleh Daeng Ammang Petta Rukka

Tuesday, September 11, 2007

Je-Ka Datang, Jalanan Lengang

Foto ini dijepret di depan Ininnawa, KM 9 Makassar, hari senin (10/09/07), pukul 09.15 Wita

Sampai sekarang saya masih bingung, prinsip servant public yang harus dijunjung tinggi oleh orang-orang yang mewakili orang banyak atau publik koq malah terbalik dan nyatanya malah bikin susah si pemberi amanah. Alasannya sih, pengamanan standar kepresidenan. Tapi, kalau dipikir-pikir: seandainya saya mau melakukannya, saya bisa melempar mobil Mercedez Benz tipe Limousin dengan telur busuk atau pake roket sekalian, saat rombongannya melintas di depanku misalnya. Nah, standar keamanannya di mana ya?

Yang nampak atau di benak, kalangan eksekutif negara atau propinsi ini atau "bos-bos" kita, diciptakan untuk membuat saya atau yang lain menjadi susah. Kemacetan yang sungguh dahsyatnya, efek dari sesuatu yang dilabeli pembangunan untuk kesejahteraan buat semua, pun bisa sirna dalam sekejap. Polisi tak lebih seperti tongkat Nabi Musa yang bisa membelah laut merah, cegat sana-sini, tutup semua jalan, Je-Ka mau lewat. Simsalabiim, Je-Ka dan rerombongannya berlenggang-kangkung di ruas penyumbang polusi terbesar di Makassar.

Pangkat betul-betul membuat kita berbeda, yang awalnya saudara. Pangkat bisa menebalkan semuanya, dari dompet sampai wajah yang semakin tidak-peka pada sesama umat manusia,... loh,... sudah out of frame ya? Ya sudahlah,... biar Tuhan yang balas,...

Monday, August 27, 2007

Sandeq Race 2007

Tari Sendok Dua Warna

empat Pa'sandeq

Lelautan Emas

Parade Senja Losari

Tidak salah memangmi, kalau ada orang luar Makassar bilang: Makassar itu luar biasa. Apalagi pantai Losarinya boss,... Apalagi kalau datang semuami Passandeq dari Mandar, tambah ramemi jadina,... dari banyak foto, cuma iniji kodong saya bisa kasiliatki,.... [daengammang]

Thursday, August 16, 2007

Gemuk Itu,...

Saya mulai gemuk di foto ini


ada teman yang menyarankan melihat foto saat masih kerempeng, ini fotonya bro!
"Ko' lain ya rasanya: saat masuk bekas kampusku dulu. Semua temanku pandangannya jadi lain. Mata mereka membelalak ke bawah dadaku, atau tepatnya di mana pusarku berpijak. Memata mereka seperti bertelunjuk lalu menunjuk ke perutku. Apa yang salah dengan perutku? Apakah lingkar-diameter perutku ini mempunyai kesalahan. Bermacam fitnah menghunjamku. Ada yang bilang aku telah hamil 3-5 bulan, sudah sukses lah,ada yang menuduhku sudah menjadi Koruptor, pula ada yang menyemangatiku [secara tidak sengaja mungkin] sudah menjadi bapak, semoga jadi bapak yang baik kelak. Tiba-tiba saja saya seperti bintang iklan berdeodorant buruk. Atau, berkepala banyak-ketombe. Apakah tiba-tiba menjadi gemuk itu kriminal? Lalu bagaimana dengan orang-orang yang sejak pertama cetakannya memang seperti itu. Memang beratku sekarang 75 Kg, tidaklah ideal bagi lelaki yang tingginya cuma 168 cm (168/tinggiku - 110=58 Kg adalah berat ideal menurut ahli gizi), tapi tetap saja saya rasanya jadi lain, seperti rasa-rasa asin lah. Atau, komentar mereka sekadar komentar biasa-biasa saja, komentar standar yang selalu terlontar dari teman-teman terlantar (ditelantarkan oleh saya). Big is Beatifull! Big always Right,.. atau Big is gejala obesitas,... ya what ever they said lah, my life must go on!

Tuesday, August 7, 2007

Sikat Gigi Massal, [beberapa fotoji kasian,..]

lupa sikat gigi ya pak?

gayanaji ini massika' gigi,...

menjunjung tinggi-tinggi sikat gigi

berebut sedikit air

sikat yang bersih 'dik,.... eitz, rambutnya jangan ikut disikat dong.

menyikat sambil liat2i panitia tawwa

Thursday, August 2, 2007

Pada Satu Pagi yang Tidak Biasa

Indah mentari ternodai kepulan asap

Straight to the Point!

Mula pertama di rumah ini

Rebba-sipatokkong

"Saya turun dulu ya,..." & "Kalo gitu, aku yang masuk,.."

ludes terlalap si jago merah

Api. Menurutku ia seperti anak lelaki, yang ketika balita dulu amat menggemaskan, sedangkan saat mulai beranjak lalu merangkak kemudian berlari, dari waktu ke waktu bertambah besar menjadi mengenaskan. Ah, barangkali saya yang terlalu sering mengambil sampel pada diriku sendiri. Api, salah unsur penting di alam jagad-raya ini. Berkat ia, banyak hajat hidup manusia tertopang oleh adanya api. tidak lengkaplah tanpa ada unsur panas, sementara dingin (saat mengetik tulisan ini) semakin lama semakin menusuk ke tulang. Oh, seandainya saja ada tungku dan secangkir cokelat hangat. 'kan kureguk nikmat indahnya dunia. Saat ia bergolak, semua panik dibuatnya. Ia terkadang datang saat dipinta, sengaja atau tidak. Ia datang dengan bersemangat, saat kita tengah lengah, ia menghampiri kita dengan segala kedigdayaannya. Apa yang bisa kita lakukan untuk menyambut 'tamu' kita itu? Menyambutnya dengan seember atau sebaskom air. Panikkah ia? Tergantung!

di blog ini, kita berbagi pengalaman dan foto-foto dengan kejadian kebakaran di Makassar, 30 Juli 2007. Di jalan Stadion, samping stadion A Matalatta, tepatnya sebelum dimulai acara sikat gigi massal untuk rekor MURI di tempat yang berdekatan dengan lokasi kebakaran.

Tuesday, July 24, 2007

Perlahan, Diriku Mulai Lapuk


kala usiaku masih 1 tahun



'mimpi-mimpiku' yang sedikit-sedikit mulai aku sentuh


18 Juli 1983, di sebuah rumah bersalin dekat rumah nenekku, entah itu pagi, atau sore atau malam, yang pasti di hari itu adalah nafas pertamaku. Setiap yang berulang-tahun atau punya teman yang berulangtahun, selalu terlontar ucapan selamat pada hari itu, dibumbui harapan agar lebih bersemangat menjalani hiruk-pikuknya hidup. ada yang bilang setiap yang berulangtahun harus punya resolusi, lebih baik dari kemarin. entahlah, yang pasti sudah lebih 24 tahun aku hidup dan masih pusing tentukan arah mana yang kutuju sebenarnya. apa yang telah kuperbuat selama ini. berartikah?